Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 03 Januari 2016

Mengikuti Ulama

Kata 'ulama' adalah bentuk jamak. Mufradnya 'alim', artinya orang pandai. Ulama mestinya berarti orang-orang pandai, dan semua orang pandai. Artinya, setiap pakar di bidangnya dapat disebut ulama. Akan tetapi, dalam bahasa Indonesia, kata 'ulama' memiliki arti mufrad (tunggal) dan mempunyai arti khas, yaitu 'orang pandai di bidang agama'.

Dalam hal ini, ada pesan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam kepada kaum muslimin yang hidup di kemudian hari, agar jangan meninggalkan ulama. Justru ikutilah ulama supaya mendapatkan ajaran agama yang benar.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

اِتَّبِعُوا الْعُلَمَاءَ فَإِنَّهُمْ سُرُجُ الدُّنْيَا وَمَصَابِيْحُ اْلآخِرَةِ. رواه الديلمى

"Ikutilah ulama karena mereka itu bagaikan lampu dunia dan lentera akhirat." (HR ad-Dailami)

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

الْعُلَمَاءُ قَادَةٌ وَالْمُتَّقُوْنَ سَادَةٌ وَمُجَالَسَتُهُمْ زِيَادَةٌ. رواه ابن النجار
 
"Ulama itu panutan, orang-orang bertakwa itu terhormat, dan bergaul dengan mereka bisa menambah amal." (HR Ibnu Najjar)

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

الْعُلَمَاءُ أُمَنَاءُ اللهِ عَلَى خَلْقِهِ. رواه القضائي وابن عساكر

"Ulama itu orang-orang kepercayaan Allah di antara hamba-hamba-Nya." (HR al-Qadha'i dan Ibnu Asakir)

0 komentar

Posting Komentar